Tips dan Cara Mengatasi Anak yang Susah Diatur Menurut Islam, Buya Yahya: Tarik Anak dengan Cara Halus

- Jumat, 7 Oktober 2022 | 07:00 WIB
ilustrasi. Tips dan Cara Mengatasi Anak yang Susah Diatur Menurut Islam, Buya Yahya: Tarik Anak dengan Cara Halus
ilustrasi. Tips dan Cara Mengatasi Anak yang Susah Diatur Menurut Islam, Buya Yahya: Tarik Anak dengan Cara Halus

MEDIAKEPRI – Berikut ini merupakan tips dan cara mengatasi anak yang susah diatur menurut Islam. Simak kata Buaya Yahya disini.

Tidak sedikit orang tua yang kesulitan mengatasi anaknya yang nakal atau susah diatur.

Mengatasi anak yang nakal atau bandel dikatakan Buya Yahya tidak bisa dilakukan dengan cara dengan memarahi.

Baca Juga: Menu Sarapan Spesial untuk si Kecil, Sosis Gulung Mie Crispy

Mengatasi anak yang nakal juga tidak bisa dilakukan dengan kekerasan fisik.

Karena, tidak sedikit pula orang tua yang yang melakukan kekerasan fisik dengan tujuan untuk membuat si anak menurut.

Tips mendidik anak yang mandel ini disampaikan Buya Yahya pada kanal YouTube Al-Bahjah TV.

"Bagi ibu-ibu yang anak-anaknya bandel nggak usah kesal,"ucap Buya Yahya.

Jika orang tua kelas dengan tingah laku anaknya yang mengesalkan, maka ada baiknya banyak-banyak istighfar, menyesal dan meminta atau berdoa kepada Allah SWT dengan diniatkan anak yang nakal menjadi baik.

Baca Juga: Bolehkan Istri Mengambil Harta Suami yang Pelit? Buya Yahya Bilang Begini

"Anda menyesal, istighfar yang banyak dan minta kepada Allah, diniati anaknya yang nakal itu kembali kepada Allah. Nanti akan kembali. Ingat Allah Maha Kasih, tidak boleh putus asa,"kata Buya Yahya.

Jika anak melakukan kesalahan, Buya Yahya menyarankan orang tua memperlakukannya dengan lembut. Dengan menarik tangannya dengan halus dan tidak membentak si anak.

"Tarik anak dengan cara yang halus. Karena mungkin anda mendidik anak dengan cara yang salah, maka anak akan tumbuh dengan cara yang salah. Mau diajak untuk yang bener itu susah,"tambahnya.

Cara jitu untuk melembutkan hati anak yang sudah keras adalah dengan bersedekah di tempat-tempat para penuntut ilmu agama misalnya pondok pesantren, madrasah diniyah, dan lainnya.

Halaman:

Editor: Ragil Hadiwibowo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X