• Senin, 16 Mei 2022

BKSDA Riau Berhasil Cegah Pengiriman 840 Ekor Burung Tanpa Dokumen

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 14:02 WIB
Petugas Balai Besar KSDA Riau lepas liarkan ratusan burung tanpa dokumen di kawasan konservasi di Riau  (BBKSDA Riau)
Petugas Balai Besar KSDA Riau lepas liarkan ratusan burung tanpa dokumen di kawasan konservasi di Riau (BBKSDA Riau)

MEDIAKEPRI, Pekanbaru - Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau berhasil mengamankan ratusan ekor burung tanpa dokumen yang diperjual belikan. 

Kelompok hewan bertulang belakang (vertebrata) itu, merupakan barang bukti dari penangkapan pengangkutan burung tanpa dilengkapi dokumen di wilayah Jalan Garuda Sakti, Kampar, Senin 11 Oktober lalu. 

"Kami dapat informasi dari masyarakat terkait akan adanya transaksi pengangkutan burung tidak dilindungi tanpa dokumen di jalan Garuda Sakti KM 6, Kampar. Mendapat informasi itu tentu kita langsung lakukan penyelidikan. Dan benar saja, setelah dipastikan kita langsung lakukan operesasi penangkapan," Kepala Seksi Konservasi Wilayah III, MB Hutajulu, Kamis 14 Oktober 2021.

Saat itu, pihaknya berhasil mengamankan 24 kotak berisi 840 burung tanpa dilengkapi dokumen di lokasi kejadian. Selain barang bukti, petugas juga mengamankan seorang supir berinisial JM.

Baca Juga: Bea Cukai Dumai Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp5,4 Miliar

"Kita lalu melakukan pemeriksaan terhadap JM dan M yang merupakan supir travel," katanya.

Rinciannya dari dalam 24 kotak tadi petugas mendapati 3 jenis burung. Yakni Burung Prenjak Jawa sebanyak 525 ekor, Burung Gelatik Kelabu sebanyak 280 ekor, dan Burung Cinenen Kelabu sebanyak 35 ekor.

Burung yang diamankan BKSDA Riau (BKSDA Riau)

Diterangkan Plh. Kepala BKSDA Riau, Hartono satwa tersebut bukan satwa yang dilindungi. Namun, lantaran dalam pengangkutannya tidak disertai dokumen resmi, maka wajib disita oleh negara untuk dikembalikan ke habitatnya. 

JM juga diharuskan menandatangi pernyataan untuk tidak mengulangi hal serupa dan bersedia diproses sesuai peraturan perundangan yang berlaku, apabila tertangkap tangan membawa/ mengangkut satwa-satwa yang dilindungi ataupun tidak dilindungi namun tanpa dokumen resmi.

Halaman:

Editor: Ahmad Safwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Takjil On The Road dan Buka Bersama PWI Bengkalis

Selasa, 26 April 2022 | 04:36 WIB

Kodim 0314 Inhil Terus Gesa Vaksinasi Covid-19

Selasa, 1 Maret 2022 | 13:32 WIB
X