• Sabtu, 2 Juli 2022

Wabah Penyakit Mulut dan Kuku Jadi Kesulitan Dinas Pertanian Karimun

- Selasa, 21 Juni 2022 | 21:23 WIB
Wali Kota Semarang Terbitkan Surat Edaran Tentang Hewan Kurban di Tengah Wabah PMK (Ilustrasi/PR)
Wali Kota Semarang Terbitkan Surat Edaran Tentang Hewan Kurban di Tengah Wabah PMK (Ilustrasi/PR)

MEDIAKEPRI - Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang beberapa daerah di Indonesia menyebabkan hewan kurban untuk Idul Adha berkurang.

Kondisi ini membuat Dinas Pangan dan Pertanian Karimun berusaha untuk dapat memenuhi kebutuhan hewan kurban untuk perayaan Idul Adha, Juli 2022 mendatang.

"April 2022, ada 11 provinsi dan 118 kabupaten terkena wabah PMK ini," kata Kepala Dinas Pangan dan Pertanian karimun Sukriyanto.

Baca Juga: HUT Ke 14 Pemkab Anambas, Masyarakat Siantan Dambakan Pemerintahan yang Aman dan Damai

Disebutkannya, untuk Sumatera sendiri yang masih terbebas dari wabah itu, cuma ada dua provinsi, Kepulauan Riau dan Bengkulu.

Kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Karimun sendiri berdasarkan data tahun 2021 tercatat sapi sebanyak 552 ekor dan kambing sebanyak 765 ekor.

“Untuk stok di Karimun, saat ini jumlah sapi sebanyak 269 ekor dan kambing sebanyak 405 ekor. Artinya kita masih kekurangan sapi dan kambing untuk kurban tahun ini,” terangnya.

Baca Juga: 6 Pamen Polda Kepri Jalani Alih Tugas Jabatan

Sukriyanto menyebutkan, terkait kekurangan stok hewan kurban tersebut, Bupati Karimun sudah menyurati gubernur provinsi kepri untuk melaporkan kekurangan stok berdasarkan data jumlah hewan kurban tahun 2021 lalu.

Halaman:

Editor: Eddy Supriatna

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cuaca Karimun Esok Hari Diprediksi Cerah dan Berawan

Senin, 28 Februari 2022 | 18:06 WIB

276 Santri Kundur Utara Mengikuti Wisuda Akbar

Minggu, 27 Februari 2022 | 19:58 WIB
X