• Rabu, 26 Januari 2022

Kasus HIV AIDS di Kabupaten Karimun Kepri Turun Sejak Pandemi Covid-19

- Jumat, 14 Januari 2022 | 08:00 WIB
Ilustrasi HIV AIDS. Di Kabupaten Karimun kasus HIV AIDS mengalami penurunan selama masa pandemi Covid-19./
Ilustrasi HIV AIDS. Di Kabupaten Karimun kasus HIV AIDS mengalami penurunan selama masa pandemi Covid-19./

MEDIAKEPRI – Sejak Covid-19 melanda di awal-awal tahun 2020, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karimun justeru mencatat temuan kasus HIV/AIDS mengalami tren penurunan.

 

Praktis sejak ditemukannya Covid-19 di awal tahun 2020, jumlah kasus HIV/AIDS ini terus menurun. Pada 2020 dengan penemuan kasus 66 Kasus HIV dan 19 AIDS dan pada 2021 ‘hanya’ sebanyak 50 kasus HIV dan 5 Kasus Aids.

Baca Juga: Maling Uang Rakyat, Mantan Kepala Desa Tanjung Pelanduk Moro Dapat Vonis 1 Tahun 6 Bulan Penjara

Menurunnya kasus HIV/AIDS ini berhubungan erat dengan adanya pandemi Covid-19. Pasalnya, beberapa media penyebarannya, seperti lokalisasi dan prostitusi nyaris berkurang karena adanya pembatasan-pembatasan dan tutupnya dunia hiburan malam.

Para penjaja seks juga banyak yang tidak lagi beroperasi karena pelanggannya sudah tidak lagi dapat tempat atau fasilitas, seperti lokalisasi yang semakin sepi. “Terutama, pendapatan masyarakat pelanggan juga rendah saat Covid,” ujar Sam seorang warga Karimun kepada MEDIAKEPRI.

Satu faktor lainnya yang tak kalah besar pengaruhnya terhadap turunnya angka kasus penyebaran HIV/AIDS adalah ditutupnya pintu masuk dari Malaysia dan Singapura. Diketahui, kehidupan prostitusi di daerah ini disebabkan adanya pelanggan dari luar negeri tersebut.

“Praktis mereka yang menjadi simpanan atau cewek-cewek yang dibooking wisatawan Malaysia dan Singapura itu, tak ada pendapatan lagi. Akhirnya banyak yang pulang kampung,” jelas Iman seorang warga lainnya menimpali.

Pada 2021 sebanyak 55 kasus, lalu jika dibandingkan pada 2020 dengan penemuan kasus sebanyak 66. Terhitung sejak 2018, angka kasus HIV/ AIDS di Kabupaten Karimun terus menunjukkan tren penurunan.

Halaman:

Editor: Muhammad Sarih

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X