• Rabu, 17 Agustus 2022

Komisi II DPR RI Ungkap Alasan Tiga RUU Pemekaran Wilayah Papua Akan Diundangkan, Apa Kabar Natuna Anambas?

- Kamis, 30 Juni 2022 | 20:48 WIB
Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia menandatangani Draf tiga Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang pemekaran wilayah Papua. Foto: Kresno/rni
Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia menandatangani Draf tiga Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang pemekaran wilayah Papua. Foto: Kresno/rni

 

MEDIAKEPRI - Draf tiga Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang pemekaran wilayah Papua akhirnya ditandatangani pada pembahasan tingkat pertama di Komisi II DPR RI.

Ketiga RUU itu terdiri dari RUU Papua Selatan, RUU Papua Tengah, dan RUU Papua Pegunungan.

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia dalam rapat kerja yang dihadiri delegasi Komite I DPD RI dan pemerintah di ruang rapat Komisi II DPR, Selasa 28 Juni 2022.

Baca Juga: Babinsa Desa Mubur, Siantan Utara Anambas Lakukan Komsos

Dikutip dari website resmi DPR RI, Kamis 30 Juni 2022, Ahmad Doli Kurnia mengatakan, selain tiga draf RUU pemekaran, ditandatangani pula peta wilayah dari ketiga daerah pemekaran tersebut.

Ahnad Doli berharap dengan ditandatanganinya draf RUU pemekaran Papua, diharapkan mempercepat roda pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat Papua.

"Kita ingin Papua cepat dalam proses kemajuan pembangunannya. Dengan pemekaran ini terjadi pemerataan pembangunan di Provinsi Papua," papar Doli.

Baca Juga: Ratusan Personil Polda Kepri Naik Pangkat, Tiga Perwira Nyandang Kombes

Usulan pemekaran ini sebetulnya sudah lama digagas oleh para kepala daerah, salah satunya Gubernur Papua Lukas Enembe.

"Secara ide dan gagasan pemekaran tiga daerah Papua ini cukup lama. Kita sudah memperjuangkan pemekaran di selatan itu sejak 2002. Artinya, sudah 20 tahun yang lalu," ungkap Doli.

Halaman:

Editor: Dani Ramdani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gubernur Kepri Ansar Ahmad Terima BKN Award

Kamis, 4 Agustus 2022 | 12:46 WIB
X