• Selasa, 7 Desember 2021

Hoegeng:Tugas Polisi Hanya Menolong, Kalau Tidak Mau Begitu Jangan Jadi Polisi

- Rabu, 24 November 2021 | 14:47 WIB
Meryati Hoegeng dalam acara Mata Najwa, Rabu, 24 November 2021
Meryati Hoegeng dalam acara Mata Najwa, Rabu, 24 November 2021


MEDIAKEPRI - Mantan Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) ke-5, Jenderal Polisi (Purn) Drs Hoegeng Iman Santoso berpesan jika tugas polisi hanya menolong.

Pesan mendalam tersebut disampaikan istri almarhum Hoegeng, Meryati Hoegeng dalam acara Mata Najwa di Trans7, Rabu, 24 November 2021.

Seperti diketahui, Hoegeng yang jadi Kapolri dari 1968-1971, dikenal sebagai polisi yang jujur, sederhana, dan antikorupsi.

Baca Juga: Menguap Berkali-kali saat Salat, Batalkah? Berikut Penjelasan Buya Yahya

Bahkan, Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur menyebutnya sebagai salah satu dari tiga polisi yang tidak bisa disuap, selain polisi tidur dan patung polisi.

Kepada Mata Najwa, Meryati menceritakan ihwal pesan Hoegeng tersebut berawal dari aduan salah seorang bernama ibu Ruslan.

Kepada Meryati, ibu Ruslan mengatakan jika dirinya kehilangan mobil dan sudah lapor ke polisi.

Baca Juga: Hang Nadim Batam Bakal Disulap Mirip Changi Airport, Miliki 2 Terminal dan Dikelola Incheon Korea

Namun, setelah ditunggu-tunggu pihak kepolisian tidak segera melakukan penyelidikan dan terkesan mengabaikan laporan ibu Ruslan.

“Ibu…ibu, saya kehilangan mobil. Saya sudah lapor polisi tapi kok gak ada perkembangannya sama sekali,” kata Meryati.

Halaman:

Editor: Didik Yulianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PT Wonorejo Katon Buka Lowongan Kerja untuk D3 Teknik

Senin, 29 November 2021 | 16:05 WIB
X