• Selasa, 7 Desember 2021

Depan Mahfud MD dan Tito Karnavian, Ini Yang Disampaikan Tokoh Masyarakat dan Nelayan Pulau Laut

- Rabu, 24 November 2021 | 15:40 WIB
Tokoh masyarakat Pulau Laut Tabrani saat menyampaikan pertanyaan dan usulan didepan Menko Polhukam Mahfud MD dan Mendagri Tito Karnavian. foto dani mediakepri
Tokoh masyarakat Pulau Laut Tabrani saat menyampaikan pertanyaan dan usulan didepan Menko Polhukam Mahfud MD dan Mendagri Tito Karnavian. foto dani mediakepri

MEDIAKEPRI,  Salah satu tokoh masyarakat Pulau Laut, Tabrani mengingatkan Menko Polhukam Mahfud MD dan Mendagri Tito Karnavian untuk tidak melupakan atau mengabaikan usulan yang disampaikan masyarakat Pulau Laut.

"Sudah banyak pejabat negara yang sampai kesini, tapi ujung-ujungnya usulan yang kami sampaikan tidak direalisasikan, kami harap kali ini tidak seperti itu," ujar Tabrani di depan Mahfud MD dan Tito Karnavia di Halaman Kantor Camat Pulau Laut, Rabu 24 November 2021.

Menurut mantan Camat Pulau Laut ini program prioritas bukan hanya tertuju kepada sektor perikanan saja akan tetapi sektor lain seperti infrastruktur dasar seperti jalan juga harus menjadi perhatian pemerintah pusat.

Baca Juga : Dr Tirta: Ada Teman Curhat, Dengarkan! Jangan Diketawain atau Temanmu Bunuh Diri

Kondisi jalan lingkar yang sampai saat ini belum tuntas menurut Tabrani harus segera dituntaskan untuk mempermudah akses transportasi darat yang tentunya akan menunjang perekonomian warga.

Kendala jaringan telekomunikasi juga menjadi hal yang disampaikan Tabrani didepan kedua menteri Jokowi ini, menurutnya saat ini baru satu desa saja yang jaringan telekomunikasinya bagus sementara dua lagi masih belum maksimal.

"Jaringan telekomunikasi masih belum merata, dua desa masih belum tercapai yaitu Desa Tanjung Pala dan Kadur," terangnya.

Kehadiran kapal penangkap ikan dari Pulau Jawa yang saat ini wilayah tangkapnya hanya disekitar 12 mil dari Pulau Laut juga menjadi keluhan para nelayan, kondisi tersebut diakui Tabrani sangat mempengaruhi wilayah tangkap nelayan lokal.

Baca Juga : Dijedotin Soleh Solihun, Andhika Pratama Malah Ungkap Terimakasih Setelahnya

"Kami nelayan Pulau Laut ini, selalu bertempur dan berperang dengan saudara sendiri, mereka menggunakan pukat lengkong, kami minta pengaturan wilayah tangkap oleh provinsi supaya ditertibkan," pinta Tabrani.

Selain itu salah satu nelayan Pulau Laut Asmareno, meminta pemerintah pusat membangun pabrik es dan pasar ikan serta pengaturan wilayah tangkap nelayan Pulau Jawa di atas 30 mil.

Menanggapi hal tersebut Mahfud menegaskan bahwa hal-hal tersebut mungkin menjadi hal yang selalu menjadi keluhan dalam upaya kerangka pembangunan.

"Semuanya sudah kita bicarakan dan akan kita bawa permasalahan tersebut ke pusat," ucap Mahfud.***

Editor: Amril

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Danlanud Pimpin Sertijab Kadislog Lanud Raden Sadjad

Jumat, 3 Desember 2021 | 18:30 WIB
X