• Selasa, 7 Desember 2021

Mendagri Tito Karnavian : Tak Cukup Rp 1 Triliun Untuk Percepatan Pembangunan di Natuna

- Selasa, 23 November 2021 | 18:29 WIB
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian saat menggelar Konfrensi Pers di Loby Kantor Bupati Natuna. istimewa
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian saat menggelar Konfrensi Pers di Loby Kantor Bupati Natuna. istimewa

MEDIAKEPRI, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan pembangunan sarana dan infrastruktur di Natuna akan dipercepat, melalui dana APBN dan dukungan dari APBD Provinsi Kepri.

Natuna merupakan wilayah perbatasan yang bersentuhan langsung dengan sejumlah negara tetangga itu harus diperkuat, baik dari segi pertahanan, infrastruktur dan prekonomian.

"Kita sadari pembangunan Natuna butuh dukungan maksimal dari pemerintah pusat melalui APBN dan APBD Provinsi Kepri," terang Mendagri saat konferensi pers di Loby Kantor Bupati Natuna, Bukit Arai, Selasa 23 November 2021.

Baca Juga : Minta Kepastian Nasib, Ratusan Warga Afganistan Kembali Ujuk Rasa di Kota Tanjungpinang

Tito menegaskan, bahwa alokasi Rp 1 Triliun masih tidak cukup untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Natuna. Sebab dari dana tersebut banyak dipergunakan untuk belanja rutin.

"Anggaran pembangunan untuk pembangunan harus dikeroyok dari APBN dan APBD Provinsi Kepri," ucapnya.

Khusus di Natuna terang Mendagri, ada permasalahan klaim dari Vietnam tentang wilayah Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) mereka yang masuk wilayah Natuna.

Selain itu, tambah Mendagri ada juga klaim dari Tiongkok tentang nine dash line (sembilan garis putus-putus) sebagai tradisional fishing gron mereka, sehingga ada kapal-kapal nelayan mereka masuk ke wilayah Indonesia.

Baca Juga : Rumah Warga di Anambas Nyaris Ludes Dilalap Si Jago Merah

"Kita perlu memperkuat batas wilayah dan kedaulatan kita, dengan memperkuat kehadiran militer dan instrumen non militer, seperti perluasan wilayah tradisional, kekuatan ekonomi dan lain-lain," terang Mendagri.

Lebih lanjut, Mendagri mengatakan bahwa PLBN di Serasan akan segera beroperasi dan dioperasikan oleh BNPP untuk menunjang peningkatan sektor ekonomi masyarakat.

"PLBN di Serasan saat ini sudah rampung 90 persen, nanti tugas BNPP untuk mengoperasikanya, dengan berkoordinasi banyak stkaholder untuk mengoperasikannya," ujar Mendagri.***

Editor: Amril

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Danlanud Pimpin Sertijab Kadislog Lanud Raden Sadjad

Jumat, 3 Desember 2021 | 18:30 WIB
X